Selasa, 23 Desember 2014

IWPC3 (Inkubator Woman Preneur Competition 3) di Surabaya, Jatim


Perjalanan gila ini dimulai dari keinginan melepas ketidakahlian saya dalam berbisnis

Kenapa di sebut gila? karena saya jadi tergila2 dengan komunitas ini. Dan karena acara ini, saya jadi gila untuk mencari banyak ilmu, menggali lebih banyak potensi dalam berbisnis
belajar sambil ndlosor


Awal memulai perjalan ini dan bagaimana perasaan dan pemikiran saya?

Pembekalan day 1, merasa bisnis sudah berjalan lama, ada sedikit rasa pongah. Dan yakin bener bisa Menang ikutan kompetisi ini.

Wkwkwkwk g lama tapinya, setengah hari pertama, saya sudah menyerah, mlongo sambil terbengong-bengong. Ternyata bisnis (dulu saya mikirnya bisnis) bukan apa2. Banyak hal yang saya lakukan dengan salah. 

Hehehe jadi ingat ya teman, kalau niat belajar cari ilmu, buang kepongahan, kesombongan, nanti kaya saya cuma melongo. 

Pelajaran day 2, setelah membuang kepongahan, ternyata banyak teman2 yang di awal terlihat kecil, mereka mempunyai pengalaman lebih banyak, sudah punya omset yang gede, dan ada yang sudah gagal berkali2 lebih banyak dari saya, mulai dikhianati, ditusuk oleh orang terdekat, bangkrut, etc. Ups dan ada yang masih baru mulai bisnis, terlihat lebih hebat dalam belajar daripada saya #tutupmukadulukarenamalu

G cuma terhenyak di hari pertama dan kedua, saya berkali-kali bengong karena ternyata yang saya ilmu yang saya tau g sampai separuhnya ujung kuku ^^

Beruntung banget ikutan, jadi lebih tau tentang bisnis, jadi kenal dengan orang2 besar, yang nyaru bahwa mereka blom apa2, dan teman-teman yang baru mulai bisnis, yang blom punya produk apa2, ternyata kemauan dan motivasi mereka sebesar bumi #lebay. hahahaha hal positif banyak banget.

ini nih para peserta dan mentornya



Apa aja pelajaran yang di dapat?

Pembelajaran yang saya dapat mulai dari menghitung harga jual (ini yang paling bikin saya tertohok, dan teman2 yang lain meneteskan air mata) yang ternyata selama ini kami hanya untung pahala, dan blom untung secara finansial. Jadi kalau misal selama ini mikir, jualan tapi kok g kliatan ada hasilnya y?

Hitung lagi target, keuntungan dan penjualan.

Yang bikin makin melek adalah kita diajarkan bagaimana membuat bisnis plan model canvasing.
Apa itu branding? Apa itu 5P? oleh Pak Nugroho

Apa itu 7P? Bagaimana Service Excellent? oleh bu Ellies Sutrisna

Bagaimana menghitung harga jual lewat target selama 5 taun? oleh ibu Juliana Pateh

Bagaimana membuat bisnis menjadi auto pilot? oleh Bapak Dion 

Bagaimana menampilkan promo produk yang menarik secara visual? oleh Bapak Taufan


Dan banyak ajaran mengenai motivasi, tampilan diri, branding diri, bagaimana menata bazar, bagaimana menjadi wanita2 yang multitasking, etc? oleh founder dan cofounder WPC (Woman Preuner Community) Ibu Irma Sustika dan Ibu Ietje S Guntur.
Irma Sustika
Ietje S Guntur
Apa sebenarnya yang menentukan dalam mengikuti kompetisi ini?

Bagaimana mereka semua berjuang mengalahkan diri masing-masing. Ada yang rumah kebanjiran tetap berjuang menampilkan produk yang baik, ada yang jauh-jauh dari luar kota sampai tidak kedapatan tiket pulang, ada yang membawa anaknya dari Bekasi untuk mencari ilmu bersama. Ada yang usia di atas 50 taun, tetap bersemangat untuk memulai bisnis baru. Ada yang suami sakit ditinggalkan dan bisa masuk 20 besar. Ada yang karena detik terakhir penjait tidak bisa, ganti produk dalam hitungan hari.

Bagaimana interaksi peserta?
Kami tertawa, tersenyum, belajar, menangis, terharu, berpelukan, mengolok-olok, mengkritik, memberi saran, serasa semua 60 orang adalah pemenang.

Apa yang saya hasilkan dalam mengikuti ajang ini?

Saya baru menemukan new produk di hari pertama bazar, yaitu saat penjurian untuk masuk 20 besar, antara yakin dan tidak yakin. Saya masuk 20 besar, bukan karena saya lebih hebat dari teman2 yang tidak masuk 20 besar, tapi karena saya menemukan essensi dari pembekalan untuk diri saya sendiri, dan bisa menerangkan dengan jelas produk saya.

Penjurian 10 besar, dan saya masuk lagi. Karena saya sudah mulai lebih paham apa yang saya lakukan.

Dan di grand final saya tidak masuk dalam deretan 7 pemenang yang mendapatkan hadiah piala ^^
Walau merasa yakin seharusnya masuk, wkwkwkwk Yakin dan Pede boleh donk, khan karena yang merasa saya lebih berkembang adalah diri saya sendiri. Cumaaa ternyata teman2 yang lain perkembangannya lebih melejiiiiit. Ini g dapet piala biar saya lebih fokus, lebih cari ilmu, lebih termotivasi lagi untuk mendapatkan lebih.

12 besar dan acara fashion show 


Saat itu juga ada teman2 yang tidak masuk 20 besar, tapi semangat mereka besar, dan mereka mendapatkan apresiasi karena tetap termotivasi dan melanjutkan perubahan yang signifikan dalam bisnis mereka.

Selamat buat yang juara, selamat buat semua teman IWPC3 semua JUARA ^^

juara yang menang dari diri sendiri ^^


Intinya adalah……..

Saya merasa MENANG, sejak saya memutuskan bergabung dalam kompetisi ini. Dan menangis karena semua sudah harus berakhir.

NAMUN.....

Perjuangan sesungguhnya baru dimulai
Menang Kalah nya akan ditentukan seberapa besar perjuangan dan kerja keras yang dilakukan
Dengan ilmu yang sudah di dapat, dan ilmu yang terus di cari ^^

Fighting Friends!!!



Last n not Least IWPC3 Family ^^


#penjurian terakhir menyebabkan launching produk baru dengan brand cheerya  tertunda, karena mendapatkan banyak masukan baru agar produk lebih berkualitas, dan branding produk bisa lebih jalan ^^